1. gag ada kekerasan secara fisik, mesqi remaja putra fisiknya lebih kuat dari remaja putri, gag berarti dapat seenaknya menindas atau memanipulasi remaja putri secara fisik. 2. saling berempati serta mengungkapkan dan mengendalikan emosinya dengan baik, saling percaya, saling menghargai, dan saling menghormati. so, bakal jadi lebih nyaman, saling pengertian, dan juga ada keterbukaan. 3. Tidak mengikat pasangan, mesqi terikat dalam komitmen pacaran, namun hubungan sosial masing-masing lain tetap harus dijaga dan sebaiknya remaja putra atau putri tidak hanya terfokus pada pacar atau pasangannya saja. 4. Pacaran juga mempengaruhi kehidupan seksual seseorang. Kedekatan secara fisik dapat mendorong keinginan untuk melakukan kontak fisik yang lebih jauh. Jika tidak terkontrol, dapat menimbulkan hal-hal yang sangat berisiko, maka aktivitas pacaran yang mereka lakukan bukan lagi sebagai pacaran yang ”sehat”.
agar pacaran kita sehat dan tetap awet? Musti punya prinsip, khususnya tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Hal itu adalah wajar, asalkan tetap saling menghargai. Setiap orang, khususnya remaja, mempunyai hak untuk bicara secara terbuka, termasuk mengungkapkan prinsipnya masing-masing. Intinya, kita juga harus mengerti atau memahami bagaimana cara berkomunikasi yang baik.
ducgh binun teu dag ccc . . . .
BalasHapusbaru pettama ge due blog. .
PACARAN SEHAT. . ?!!
BalasHapusgimana ia. . ??
menurut saya ginni. .
1. gag ada kekerasan secara fisik, mesqi remaja putra fisiknya lebih kuat dari remaja putri, gag berarti dapat seenaknya menindas atau memanipulasi remaja putri secara fisik.
2. saling berempati serta mengungkapkan dan mengendalikan emosinya dengan baik, saling percaya, saling menghargai, dan saling menghormati. so, bakal jadi lebih nyaman, saling pengertian, dan juga ada keterbukaan.
3. Tidak mengikat pasangan, mesqi terikat dalam komitmen pacaran, namun hubungan sosial masing-masing lain tetap harus dijaga dan sebaiknya remaja putra atau putri tidak hanya terfokus pada pacar atau pasangannya saja.
4. Pacaran juga mempengaruhi kehidupan seksual seseorang. Kedekatan secara fisik dapat mendorong keinginan untuk melakukan kontak fisik yang lebih jauh. Jika tidak terkontrol, dapat menimbulkan hal-hal yang sangat berisiko, maka aktivitas pacaran yang mereka lakukan bukan lagi sebagai pacaran yang ”sehat”.
agar pacaran kita sehat dan tetap awet? Musti punya prinsip, khususnya tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Hal itu adalah wajar, asalkan tetap saling menghargai. Setiap orang, khususnya remaja, mempunyai hak untuk bicara secara terbuka, termasuk mengungkapkan prinsipnya masing-masing. Intinya, kita juga harus mengerti atau memahami bagaimana cara berkomunikasi yang baik.